China Musnahkan Uang Kertas Terpapar Virus Korona

Rahmat Fiansyah
Mata uang Yuan (dok iNews.id)

Sementara uang-uang cetakan lama diprioritaskan untuk dihancurkan. Penghancuran uang tidak akan mengurangi nilai uang beredar karena diganti dengan cetakan baru.

Salah satu pejabat bank besar di Guangzhou kepada Caixin mengungkapkan, petugas bank akan menanyakan nasabah yang hendak menabung dari mana uang mereka berasal. Namun, tak ada jaminan untuk memilah uang yang berisiko atau tidak dengan benar.

"Sulit sekali untuk memastikan langkah ini bisa benar-benar efektif," katanya.

Deputi Gubernur PBOC Fan Yifei mengatakan, bank sentral telah menyuntikkan likuiditas sebesar 600 miliar yuan ke dalam sistem keuangan China dalam satu bulan terakhir.

Yifei menyebut, PBOC akan terus menambah pasokan uang tunai untuk membantu perekonomian di tengah wabah virus korona dan perang dagang dengan AS.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap Perempuan Pengedar Uang Palsu di Sragen, Ini Modusnya

57 tahun lalu

Keindahan Pulau Maitara, Gambarnya Pernah Diabadikan dalam Pecahan Uang Rp1.000

57 tahun lalu

Anjing Ini Kunyah Uang Kertas Rp32 Juta, Pemiliknya Langsung Syok

57 tahun lalu

Pemerhati Sesalkan Tidak Ada Wajah AA Maramis di Uang Kertas Indonesia hingga Sekarang

57 tahun lalu

Ini Penampakan Uang Kertas Baru Tahun Emisi 2022, Lebih Aman dan Tahan Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal