Catat! Wilayah di Bali Ini Rawan Banjir dan Longsor

Antara
Warga mengamati bangunan restoran yang rusak akibat diterjang banjir di kawasan Candidasa, Karangasem, Bali, Jumat (8/2/2019). (Foto: Antara/Fikri Yusuf)

Selain itu, menurut Anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia Pengurus Daerah (IAGI Pengda) Bali Ida Bagus Ari Candhana mengatakan, wilayah di Bali yang rawan terjadi tanah longsor dapat dilihat melalui peta prakiraan gerakan tanah di Provinsi Bali dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kemen ESDM) RI.

Berdasarkan peta prakiraan, wilayah Bali terbagi atas zona potensi rendah, zona potensi menengah dan zona potensi tinggi.

"Saat musim penghujan yang perlu kita waspadai adalah zona kerentanan pergerakan tanah yang tinggi," katanya.

Dia mengatakan terjadinya tanah longsor pada zona kerentanan tinggi lebih sering ditemukan di daerah yang memiliki lereng-lereng curam, salah satunya di wilayah Kintamani, Bangli. Dia menambahkan penyebab tanah longsor bisa terjadi karena alam dan manusia. Menurutnya, kalau pengaruh alam berasal dari hujan, lereng yang terlalu terjal, tanah yang kurang padat dan tebal, serta batuan kurang kuat menopang.

BACA JUGA: Harap Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Bali Tiga Hari ke Depan

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Wilayah Bali

57 tahun lalu

Siswa MTs Tewas Tenggelam di Sungai Yeh Panahan Tabanan, Tim SAR Kerahkan Alat Menyelam

57 tahun lalu

Harap Waspada, BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Bali Tiga Hari ke Depan

57 tahun lalu

2 Bulan Terendam Banjir, 1.400 Kepala Keluarga di Luwu Utara Terisolasi

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal