Buntut Bocah Digigit Anjing Rabies Tak Diberi VAR lalu Tewas, Kadinkes Bali Minta Warga Lapor

Antara
Ilustrasi Buntut Bocah Digigit Anjing Rabies Tak Diberi VAR lalu Tewas, Kadinkes Bali Minta Warga Lapor. (FOTO ANTARA/dokumentasi)

“Itu karena tidak di VAR. Informasinya anak yang digigit anjing belum divaksin padahal VAR-nya ada, sebulannya baru ketahuan dan muncul gejala,” ucapnya.

Anom menjelaskan, penyebaran rabies tidak memandang usia. Sepenuhnya bergantung pada lokasi gigitan karena jika semakin dekat dengan kepala maka virus akan semakin cepat menyerang otak.

“Makanya saya mengimbau agar masyarakat, kalau ada anak atau keluarga yang kena gigitan anjing apalagi anjing liar saat itu langsung cuci bersih dengan sabun. Itu tidak cukup juga, segera bawa ke fasilitas kesehatan dan minta suntik VAR. Tidak ada petugas yang menolak,” katanya.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siapkan 2.000 Dosis, Pemkot Jogja Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

57 tahun lalu

Tragis, Bocah 4 Tahun di Lombok Timur Diserang Kawanan Anjing Liar saat Main

57 tahun lalu

Satu Keluarga di Gianyar Digigit Anjing Rabies, Ada Korban Luka Serius di Wajah

57 tahun lalu

Korban Meninggal akibat Gigitan Anjing Rabies di Pulau Timor Bertambah, Total Jadi 6 Orang

57 tahun lalu

Wayan Koster Pastikan Bali Percepat Vaksinasi Rabies ke Anjing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal