BNPB Cek Alat Pendeteksi Longsor di Bangli, Baterai dan Sensor Sudah Tak Berfungsi

Antara
BMKG monitoring alat peringatan dini tanah longsor berbasis masyarakat di Kabupaten Bangli, Bali, Rabu (18/8/2021). (ANTARA)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengecek efektivitas alat pendeteksi longsor berbasis masyarakat yang dipasang di wilayah Kabupaten Bangli, Provinsi Bali. Alat ini telah terpasang sejak lima tahun lalu, tepatnya di Desa Batu Dinding, Kecamatan Kintamani yang memiliki potensi tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Sistem Penanggulangan Bencana BNPB Mohammad Robi Amri mengatakan, saat pengecekan, tim menemukan beberapa faktor peralatan tidak berfungsi secara optimal. Hal tersebut akan dievaluasi secara bersama, yaitu BNPB dan Universitas Gadjah Mada yang mengembangkan perangkat bagian dari sistem peringatan dini tanah longsor atau landslide early warning system (LEWS).

"Tim BNPB mendapati adanya kendala baterai yang sudah habis sehingga alat sensor tidak berfungsi. Di samping itu, kendala hama semut menyebabkan malfungsi sensor tersebut," ujarnya, Kamis (19/8/2021).

Sementara kondisi alam, seperti tanah tergerus aliran sungai juga merusak ekstensometer yang terpasang di dekat bantaran sungai.

Pengecekan alat peringatan dini tanah longsor dilakukan sebagai bahan evaluasi dan masukan dalam penyusunan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI). Hal ini sehubungan dengan persiapan pada tahun 2022 mendatang, Provinsi Bali akan menjadi tuan rumah Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022. Kegiatan internasional ini akan menghadirkan perwakilan dari 162 negara anggota. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 5 Desa di Gorontalo Utara, Tinggi Air Capai 2 Meter

57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal