“Terhitung 14 hari sejak dia dilaporkan meninggalkan Bali,” katanya.
Suarjaya menuturkan, tidak perlu ada kekhawatiran terhadap situasi di Bali meski ada laporan WN Jepang yang terinfeksi virus membahayakan dari China itu.
Pemantauan terhadap karyawan hotel juga dilakukan dalam rangka memastikan Bali dalam kondisi aman.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria WN Jepang dinyatakan positif terjangkit virus korona. Pria tersebut disebut memiliki riwayat berkunjung ke Bali sebelum kembali ke negaranya.
Kementerian Kesehatan sebelumnya menyatakan kalau WN Jepang tersebut kemungkinan tidak terpapar virus korona di Bali.