Bantah Sengaja Bidik Edy Mulyadi, Kabareskrim: Dia Bikin Kegaduhan dengan Data yang Tidak Benar

Aris Wiyanto
Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto. (Foto: dok. Sindonews).

DENPASAR, iNews.id - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Agus Andrianto membatah bahwa Polri Sengaja membidik Edy Mulyadi karena kerap mengkritik pemerintah. Dia mengatakan bahwa penetapan tersangka dan penahanan Edy Mulyadi murni karena membuat kegaduhan dengan data yang tidak benar. 

"Ndak. Ndak ada yang dibidik," katanya seusai memimpin apel HUT Satpam Ke-41 di Lapangan Renon Denpasar Bali, Rabu (2/2/2022)

"Kalau dia menimbulkan kegaduhan dengan data dan fakta yang tidak benar kan harus diproses. Ini kan menimbulkan keresahan di masyarakat," lanjutnya.

Agus memastikan bahwa Polri tidak akan memproses orang yang berbuat benar. 

"Engga ada lah. Ga ada. Ga mungkin orang bener kita profes," ujarnya. 

Sebelumnya Polri telah menetapkan Edy Mulyadi sebagai tersangka ujaran kebencian berdasarkan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) dan penyebaran berita bohong atau hoaks. 

Penetapan ini didasarkan pada pelaporan terkait pernyataan Edu yang menyebutkan istilah “tempat jin buang anak” saat tengah mengkritik perpindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur

Editor : Dita Angga Rusiana
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Edy Mulyadi Ditahan atas Kasus Ujaran Kebencian, Kompolnas Bilang Begini

57 tahun lalu

Jadi Tersangka, Edy Mulyadi Diminta Tetap Jalani Sidang Adat Dayak

57 tahun lalu

Gegara Kasus Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Jadi Tersangka dan Langsung Ditahan

57 tahun lalu

Balita 2 Tahun di Balikpapan Jatuh ke Parit Depan Rumah, Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Tergiur Iklan di Medsos, Warga Kutai Kartanegara Tertipu Jual Beli Lahan Sawit Rp90 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal