Sementara itu, banjir rob di Pantai Petitenget menyebabkan beberapa perahu nelayan yang bersandar di pesisir pantai rusak diterjang gelombang pasang air laut.
Banjir rob dan gelombang laut pasang yang terjadi di dua pantai tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kedua kawasan pantai yang biasanya ramai dikunjungi wisatawan ini telah ditutup selama masa tanggap darurat Covid-19.
Hanya tampak beberapa bangunan di tepi pantai yang mengalami kerusakan minor dan sejumlah pohon yang tumbang diterjang gelombang pasang air laut.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengatakan, banjir rob dan gelombang pasang air laut yang terjadi di pesisir selatan Bali ini diakibatkan sistem tekanan rendah di barat Australia.
"Sistem ini menyebabkan angin kencang yang memicu geloombang tinggi mulai dari pantai di Provinsi Lampung, selatan Pulau Jawa hingga Nusa Tenggara," ujar Kepala Data BMKG Denpasar, Iman Fatchurrohman, Kamis (28/5/2020).
Selain itu, wilayah pesisir selatan Pulau Bali memang sedang mengalami periode air laut pasang atau fase bulan baru.
Dia mengimbau untuk sementara warga agar menjauhi pesisir pantai selatan karena masih ada potensi air pasang dan gelombang laut selanjutnya.