Dewa Indra menegaskan, sektor usaha non-esensial yang nekat melanggar dan tetap beroperasi selama PPKM darurat akan ditindak tegas dengan penyegelan atau penutupan tempat usaha atau kantor.
"Kantor-kantor yang tidak termasuk esensial agar ditutup. Menjalankan WFH dari rumah. Saya tegaskan sekali lagi jika melanggar akan disegel. Jika masih melanggar, mohon maaf akan dikenakan tindakan hukum," ujar pria yang juga Ketua Harian Satgas Covid-19 Bali ini.
Menurutnya kebijakan ketat ini dilakukan karena kasus Covid di Bali mengalami peningkatan.
Dua hari terakhir, kasus positif bertambah di atas 500 orang per hari. Kapasitas di rumah sakit-rumah sakit rujukan Covid di Bali makin meningkat.
"Dua hari lalu 577 orang positif, kemarin 674 orang. Rumah sakit semakin meningkat," tuturnya.
Per Sabtu 10 Juli 2021, kasus Covid-19 di Bali berjumlah 54.757 orang. Pasien sembuh 49.117 orang, dan yang meninggal 1.625 orang.