Daerah tersebut, kata dia, sangat membutuhkan wisatawan, karena kontraksi ekonomi yang sangat mendalam. Pola seperti ini nantinya akan diberlakukan juga di destinasi daerah-daerah lain.
Nantinya, pemberian vaksin dalam paket wisata ini diprioritaskan untuk wisatawan nusantara. Sedangkan vaksin untuk wisatawan asing akan dikemas dalam bingkai vaksin mandiri, sehingga tidak mengambil porsi vaksin gratis.
"Program destinasi wisata berbasis vaksin tersebut terus difinalisasi yang nantinya akan diluncurkan bersama Gubernur Bali," kata Sandiaga.