Beberapa bulan berselang, Sriyanto mendapat kabar bahwa dua mahasiswa-mahasiswi yang sakit itu telah meninggal yang menurutnya karena mereka melakukan perbuatan yang melanggar tata tertib di desa tersebut.
Konon katanya, mereka melakukan perbuatan zina dan tidak sesuai norma, sehingga diganggu oleh makhluk gaib dan akhirnya sakit keras lalu berujung kematian.
Ada juga yang menyebutkan bahwa salah satu mahasiswa KKN ada yang memasuki area terlarang, sehingga dirasuki pikirannya oleh jin penunggu di area itu.
Hal itulah yang mengawali bermulanya kisah KKN di desa penari, yang sebelumnya mereka hanya ingin menjalankan program kerja namun berakhir petaka.