ABG Ngaku Diinjak-Disetrum Polisi, Polresta Denpasar: Belum Ada Indikasi Anggota Terlibat

Muhammad Muhyiddin
Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi. (Foto: iNews/Muhammad Muyiddin)

"Jadi sampai saat ini belum ada indikasi keterlibatan anggota Polsek Densel dan Polresta Denpasar," tuturnya.

Menurut Sukadi, dugaan penganiayaan itu masih ditangani Propam Polda Bali. Dia memastikan Polresta Denpasar akan memberikan sanksi tegas jika benar ada oknum anggota yang melakukan penganiayaan seperti yang dituduhkan.

"Saat ini masih penyelidikan Propam Polda Bali. Kalau diketahui (pelakunya) akan dapat hukuman sesuai tingkat kesalahan," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, remaja inisial MRS (14) mengaku disetrum dan diinjak oleh oknum polisi berpakaian preman saat membubarkan balapan liar di Jalan By Pass Ngurah Rai Sanur, Sabtu (25/9) dini hari.

Korban mengalami patah tulang dan dirawat di rumah sakit. Orang tua korban kemudian melaporkan perbuatan diduga oknum tersebut ke Propam Polda Bali. 

"Laporan polisi sudah diterima. Sekarang masih diselidiki untuk memastikan terlapor anggota atau bukan," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Syamsi, Kamis (30/9/2021).

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kondisi Perempuan Dianiaya Pacar 3 Tahun di Bandung, Penuh Luka Tak Terbayangkan

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan di Bandung Hilang 3 Tahun, Disekap dan Dianiaya Kekasih hingga Luka Berat

57 tahun lalu

Perempuan di Bandung Diduga Diculik dan Dianiaya Kekasih selama 3 Tahun, Wajah sampai Hancur

57 tahun lalu

Penganiayaan di Kos Waingapu NTT, 1 Orang Tewas dan 2 Luka Berat

57 tahun lalu

Massa Bakar Kantor dan Mes Perusahaan Sawit di Labura usai Warga Tewas Diduga Dianiaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal