8 Bank Jadi Korban Skimming yang Diotaki 2 Napi Asing di Lapas Kerobokan Bali 

Chusna Mohammad
Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali AKBP Ambariyadi Wijaya memberikan keterangan dalam jumpa pers kasus kejahatan skimming di Mapolda Bali, Selasa (9/2/2021). (Foto: SINDONews/Chusma M)

DENPASAR, iNews.id - Kejahatan skimming yang diotaki dua narapidana (napi) warga negara asing (WNA) di Lapas KerobokanBali, telah merugikan banyak bank dan nasabahnya. Data Polda Bali, ada sekitar 1.000 nasabah dari delapan bank yang dibobol saldo rekeningya. 

"Dari satu bank saja, kerugiannya Rp3 miliar," kata Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali AKBP Ambariyadi Wijaya dalam jumpa pers, Selasa (9/2/2021). 

Untuk kerugian tujuh bank lainnya  akibat tindakan pencurian informasi kartu baik debit maupun kredit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu itu masih diselidiki. 

"Masih terus didata untuk total kerugiannya," ujar mantan Kapolres Probolinggo ini. 

Polisi masih memeriksa 234 kartu ATM palsu yang diduga sudah diisi dengan data nasabah yang diperoleh dari pemasangan alat skimmer di ruang ATM. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
1 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Magnitudo dan Pusatnya

5 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Angelica Warga Tegal Tewas Dibunuh WN Singapura di Bali

5 hari lalu

Tak Terima Cinta Diputus, WNA Singapura Cekik Pacar hingga Tewas di Denpasar Bali

7 hari lalu

Miris! SD di Gianyar Bali Ini Tak Dapat Satu Pun Murid Baru

8 hari lalu

Kabur ke Perbukitan, WNA Inggris Curi Tas Turis Prancis Ditangkap di Nusa Penida

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal