TOKYO, iNews.id – Pemerintah Jepang terus memantau penumpang dan kru kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di Yokohama. Hingga Selasa (18/2/2020), jumlah yang terinfeksi virus korona mencapai 542 orang dari 3.700 penumpang kru di kapal itu.
Jumlah tersebut menjadikan kapal pesiar yang berlabuh di Yokohama, Jepang, itu sebagai kluster virus korona terbesar di luar China.
Kementerian Kesehatan Jepang menyatakan, para penderita terbaru akan dikirim ke beberapa rumah sakit khusus. Tak disebutkan identitas mereka termasuk status kewarganegaraan.
"Kami telah memeriksa semua orang. Beberapa hasilnya telah keluar dan bagi mereka yang hasil tesnya jelas (negatif), kami bersiap mengeluarkan mereka," kata Menteri Kesehatan Katsunobu Kato, dikutip dari AFP.
Dalam surat yang dikirim kepada penumpang, pihak berwenang menjelaskan hasil tes untuk kelompok terakir baru keluar beberapa hari mendatang. Penumpang dan kru yang negatif bisa keluar paling lambat pada 21 Februari.