Penularan transmisi lokal ini dinilai mengkhawatirkan, sehingga Gugus Tugas Covid-19 Bali memutuskan untuk melakukan rapid test terhadap 2.300 orang warga di Banjar Serokadan dan dua banjar tetangga.
Pelaksanaan rapid test di Banjar Serokadan dan dua banjar lainnya yang berdekatan masih akan berlanjut. Menurut data, ada sekitar 1.000-an warga yang belum menjalani rapid test.
"Sesuai dengan komitmen, nanti yang hasilnya positif Covid-19 melalui uji swab akan ditangani Gugus Tugas Provinsi. Sedangkan yang negatif akan dilanjutkan pemerintah kabupaten/kota," ujar pria yang juga Sekda Bali ini.