Dewa Rai mengatakan, selain kasus positif, yang juga menjadi perhatian saat ini yaitu keberadaan OTG. Hasil penelusuran Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama desa dan kelurahan menemukan peningkatan jumlah OTG dan hal ini menjadi ancaman penularan baru.
"Kami berusaha untuk menelusuri kasus yang terjadi, sebab kalau tidak terdeteksi, ini bisa jadi ancaman akan penyebaran yang lebih luas dan nantinya bisa lebih membahayakan," katanya.
Dewa Rai mengatakan, jumlah OTG yang terdeteksi di Denpasar sebanyak 1.312 orang. Namun, 438 OTG dinyatakan telah sembuh karena disiplin menjalani isolasi. Sehingga masih ada 874 OTG yang menjalani isolasi.
Sementara itu, jumlah akumulasi kasus positif Covid-19 di Denpasar hingga Jumat (19/6/2020) mencapai 277 orang. Dari jumlah itu 104 sudah sembuh, dua meninggal dunia, dan 171 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19.
Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) secara kumulatif tercatat 312 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 276, sehingga masih tersisa 36 ODP.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara kumulatif sebanyak 106 kasus, namun 36 orang sudah dinyatakan negatif setelah menjalani swab test, sehingga tersisa 70 yang berstatus PDP.