"Teror bom ini bisa terjadi di mana saja, apalagi momennya ini mau Natal dan Tahun Baru yang akan dihadapi," ujarnya.
Menurut dia, perayaan Nataru 2023 kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilanda pandemi Covid-19. Sebab, tahun ini berbagai kegiatan sudah dibuka seiring sudah melandainya kasus penularan dan penyebaran virus Corona.
"Tahun ini akan lebih ramai dan padat. Pada saat pandemi saja keramaian sudah cukup padat, apalagi saat ini seluruh aktivitas masyarakat sudah dilonggarkan yang tentunya keramaian menjelang Nataru 2023 akan semakin padat," katanya.