"Harga biasa masih stabil. Pedagang juga mengeluhkan barang tidak ada sejak isu PMK, sudah setengah bulan,” katanya.
Asen berharap adanya solusi dari pemerintah daerah mengenai kesulitan yang dialami oleh para penjual daging sapi di Pasar Tradisional Muntok ini.
"Harapannya ada solusi dari pemerintah setempat seperti apa. Bukan hanya dari kita saja tapi dari pedagang bakso dan rumah makan, kalau tidak ada yang jual," ujarnya.
Sementara, Sub Kordinator Balai Karantina Pertanian Kelas II Pangkalpinang, Zukhan Andiantoko mengatakan hewan ternak sapi yang hendak dikirim ke Bangka Barat harus melewati proses karantina hewan.
"Kita mengikuti prosedur terkait adanya wabah PMK. Untuk sapi dikarantina selama 14 hari di tempat pengeluaran yakni di Pelabuhan Tanjung Api-api, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Setelah itu kalau tidak ada yang terinfeksi bisa dikirim, kalau ada ditahan dulu,” kata Zukhan.