Umat Konghucu di Bangka Barat Gelar Tradisi Sembahyang Rebut, Minta Dijauhi dari Marabahaya

Rizki Ramadhani
Perayaan sembahyang rebut di Kong Fuk Miau Kecamatan Mentok. (Foto: Ist)

"Artinya sesama kita (masyarakat) saling menghargai, di tengah perbedaan kita tetap memegang teguh rasa toleransi. Contohnya klenteng berdampingan dengan masjid, nah kita sudah terbiasa berhubungan baik dan kita saling datang menghadiri (acara keagamaan)," ujar Sukirman. 

Sukirman yang turut hadir di tengah-tengah tradisi mendoakan masyarakat Bangka Barat senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam segala aktivitasnya. 

"Tadi kita dapat usulan ada dari pengurus ada alat barongsai rusak, terus alat musik di tempat ibadah Tanjung Ular juga rusak. Kita harus saling tolong menolong, itu bentuk kehadiran pemerintah dan yang terpenting masyarakat diberikan kesehatan," tuturnya. 

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal