Tuntut Izin Tambang Dicabut, Nelayan Goreng Ikan Asin di Depan Kantor PT Timah

Haryanto
Istri seorang nelayan Bangka Selatan, menggoreng ikan asin dan masak nasi di depan Kantor PT Timah, saat aksi demo berlangsung, Selasa (6/10/2020). (Foto:iNews.id/Haryanto)

Menurutnya, aksi nelayan yang mempertahankan wilayah mereka dari cengkeraman aktivitas pertambangan bukan kali pertama dilakukan. Sebab, penambangan telah merenggut penghasilan mereka yang mengandalkan hasil laut untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Pertambangan di Bangka Selatan sempat stop secara keseluruhan sejak lima tahun lalu. Saat itu nelayan sudah mulai merasakan dampak kepulihan tangkap hasil ikan, tapi ini dimulai lagi aktivitas pertambangan," ucap Joni.

Untuk itu, nelayan menuntut ratusan ponton tambang timah laut di kawasan Sukadamai Toboali distop selamanya, baik yang legal dan ilegal.

"Apapun bentuk pertambangan diberhentikan secara keseluruhan bukan masalah legal dan ilegal. Jadi kami minta jika ada Surat Perintah Kerja (SPK) yang saat ini diterbitkan segara dicabut untuk selamanya," katanya.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Penipuan

57 tahun lalu

Kabar Duka, Viral! Ketua Masjid di Pangkalpinang Meninggal Dunia Usai Kumandangkan Azan

57 tahun lalu

ASTON Emidary Bangka: Pilihan Terbaik untuk Pertemuan Bisnis di Pangkalpinang

57 tahun lalu

Berkas Lengkap, Kasus Dugaan Malapraktik di RSUD Depati Hamzah Masuki Babak Baru 

57 tahun lalu

Demo Penambang Timah di Bangka Ricuh, Polisi Tembakkan Gas Air Mata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal