"Volume kegiatan infrastruktur atau ruas bentangan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Sebab terdapat bangunan pelengkap seperti plat deker, talud serta infrastruktur lainnya," ucapnya.
Dia berharap, tahun 2022 melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bangka Belitung dapat mengusulkan kembali ke pemerintah pusat kegiatan PISEW merata di delapan kecamatan.
"Kami berharap tahun depan program PISEW yang dibiayai pemerintah pusat melalui alokasi APBN dapat merata di delapan kecamatan, sehingga membantu percepatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa di semua wilayah kecamatan," katanya.
Program PISEW memberikan stimulasi melalui pembangunan atau perbaikan infrasturktur dasar sosial ekonomi berupa infrastruktur transportasi, air minum dan sanitasi, penunjang produksi pertanian dan industri. Peningkatan prasarana pendukung pemasaran pertanian, perternakan, perikanan, industri dan pendukung kegiatan pariwisata.