Telur Kerap Diburu Warga, Penyu Sisik dan Hijau di Babel Terancam Punah

Antara
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan (berbaju putih) saat berkunjung di Penangkaran Penyu Desa Guntung, Jumat (22-1-2021). (Foto: Antara)

"Kami meminta masyarakat untuk tidak lagi mengambil dan menjual telur penyu karena ini dilarang oleh pemerintah," katanya.

Sementara Teknisi Penangkaran Penyu Desa Guntung, Dika mengatakan, kunjungan gubernur kali ini untuk melihat sejumlah fasilitas penangkaran. Di antaranya sarang telur, kolam penangkaran, dan tempat pemeliharaan penyu.

Setelah telur penyu menetas, dibesarkan hingga menjadi tukik berusia tiga bulan. Selanjutnya petugas akan melepas tukik ke laut. 

“Hal ini dilakukan sesuai dengan aturan World Wide Fund for Nature (WWF) dan ini demi menjaga kelestarian penyu yang terancam punah di perairan ini," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

57 tahun lalu

Mudik Gratis Naik Kapal Perang, 1.300 Warga Bangka Belitung Diangkut KRI Semarang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal