Selain memberikan edukasi prokes, kata dia, kegiatan bertemu langsung dengan warga itu juga dimanfaatkan para personel untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
Para warga diminta tidak takut memberikan laporan atau informasi terkait perkembangan situasi di sekitar lingkungan tempat tinggal, guna mencegah gangguan kamtibmas.
"Dengan hidup aman, nyaman dan tenang tentunya warga akan semakin produktif dan bisa menjalankan pekerjaan sehari-hari dengan lebih baik," ujarnya.
Dengan pola pendekatan yang dilakukan, personel lebih paham kondisi warga dan Polres Bangka Barat telah menyiapkan bantuan bahan pangan yang siap disalurkan kepada warga yang benar-benar membutuhkan.
"Setiap turun ke lapangan kami selalu menyiapkan bantuan beras. Hari ini kami siapkan 20 paket beras dan masker yang dibagikan kepada warga yang benar-benar butuh uluran tangan di wilayah Mentok," ucapnya.
Kegiatan sosialisasi, edukasi dan pengawasan prokes dilaksanakan tidak hanya siang hari namun juga malam hari. Dengan mendatangi lokasi-lokasi yang biasa dijadikan tempat kumpul warga dan sejumlah tempat usaha.
"Imbauan yang disampaikan di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan agar warga patuh prokes dan beberapa kebijakan yang diambil selama PPKM berlangsung. Seperti jam buka usaha, jumlah maksimal pengunjung dan aturan lainnya," katanya.