Penambang Tradisional di Babel Diminta Hentikan Aktivitas, Ini Penyebabnya

Antara
Aktivitas penambangan bijih timah di Bangka Belitung. (Foto: ist)

BANGKA, iNews.id - Kepala SAR Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Fazzli meminta penambangbijih timah tradisional untuk menghentikan aktivitasnya. Sebab intensitas hujan cukup tinggi di beberapa wilayah di provinsi itu, sehingga rawan tanah longsor.

"Curah hujan dapat mengakibatkan potensi tanah longsor di area galian tambang, jadi saya minta penambang bijih timah tradisional yang umumnya dikerjakan oleh masyarakat dapat menghentikan aktivitasnya," kata Fazzli, Selasa (4/1/2022).

Curah hujan yang tinggi, kata dia, mengakibatkan struktur tanah galian tambang menjadi labil dan mudah longsor.

"Kecelakaan tambang sering terjadi akibat tanah longsor. Hal itu karena pekerja kurang memperhatikan kondisi lingkungan serta tidak menerapkan strandar keselamatan kerja," ujarnya.

Dia juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana seperti banjir, angin puting beliung agar benar-benar memperhatikan lingkungannya.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Landa 3 Desa di Bandung, 75 Warga Mengungsi

57 tahun lalu

BNPB: Banjir di Blora Rendam Puluhan Rumah Warga hingga 2 Sekolah

57 tahun lalu

Hujan Deras dan Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Pati Terendam Banjir

57 tahun lalu

Kondisi Terkini Banjir di Cirebon, Ribuan Rumah Masih Terendam

57 tahun lalu

Banjir Rendam Jalur Pantura Cirebon, Kemacetan hingga Lebih dari 4 Km

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal