Dia menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya selesai, pelaksanaan ibadah Imlek tetap memerhatikan protokol kesehatan. Untuk acara penyambutan Imlek tetap diadakan namun dengan dibatasi.
Beberapa tradisi kesenian yang biasanya ada pada perayaan Imlek terpaksa ditiadakan. "Tradisi kesenian seperti barongsai tidak ada, hanya kembang api. Itu pun hanya secara simbolis, tidak sebesar biasanya sebelum pandemi, " tuturnya.
Paularita mengatakan, kelenteng yang telah berdiri sejak tahun 1820 ini akan membagikan sejumlah bantuan kepada orang yang membutuhkan seperti lansia, anak yatim piatu, dan keluarga prasejahtera.
"Ada bantuan seperti dari Ikatan Keluarga Bangka (Ikaba) sebanyak 125 paket berisi beras, gula, minyak, gandum, teh dan mi instan," ujarnya.