Masyarakat Tionghoa Gelar Sembahyang Rebut, Berharap Keselamatan dan Kerukunan Hidup

Rizki Ramadhani
Sembahyang rebut masyarakat Tionghoa digelar di Kelenteng Kung Fuk Miau, Bangka Barat. (Foto: iNews/Rizki Ramadhani)

"Pada akhir pembakaran itu berarti pintu neraka sudah ditutup. Di situlah kami masyarakat yang masih bernaung di dunia ini meminta supaya yang masih hidup ini dilindungi, dijauhkan dari mara bahaya. Yang penting hidup dengan rukun dan damai," ucapnya.

Tak hanya dirayakan oleh masyarakat Tionghoa saja, tradisi sembahyang rebut di Kelenteng Kung Fuk Miau ini juga menyedot perhatian warga lainnya.

Seperti Wahyu Eko Saputro yang sengaja datang untuk menyaksikan ritual yang telah menjadi tradisi masyrakat Tionghoa ini.

Kendati tak ikut dalam kegiatan ritual sembahyang rebut, kedatangan dirinya sebagai bentuk toleransi.

"Di sini kan banyak juga kawan main. Sebagai bentuk toleransi dari kita untuk orang-orang Tionghoa," ujar Wahyu.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Perempuan Ditangkap di Bangka Barat, 66 Paket Sabu Siap Edar Disita Polisi

57 tahun lalu

65 Orang Diperiksa, Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Bangka Barat Masuki Babak Baru

57 tahun lalu

Polda Babel Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI Bangka Barat

57 tahun lalu

Tukang Servis Jok Motor di Bangka Barat Ditemukan Tewas, Keluar Darah dari Mulut dan Telinga

57 tahun lalu

Kecelakaan di Bangka Barat, Pelajar Tewas Tertabrak Truk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal