Kisah Mencekam WNI Dievakuasi dari Sudan, Berdoa Tak Ada Rudal Nyasar

Antara
Imam Wahyudi, WNI yang dievakuasi dari Sudan saat tiba di Pekanbaru, Riau. (Foto: ANTARA)

Dia menceritakan, pesawat tempur terbang rendah tepat di atas rumahnya. Hal itu membuat dia dan keluarganya bersembunyi ke bawah lantai dasar rumah.

"Jadi saya bersama istri dan anak bersembunyi di bawah sambil berdoa agar tidak ada rudal yang nyasar," tuturnya.

Sebuah rudal sempat meledak hanya berjarak 500 meter dari rumahnya. Beruntung ledakan tersebut tidak mengenai tempat tinggalnya.

Sepanjang malam ia dan istri berjaga secara bergantian. Mereka bertahan hidup dengan kondisi listrik dan air mati. Bahkan saat itu logistik hampir habis.

"Kami bertiga di satu rumah dan harus pandai-pandai membagi persediaan logistik. Makan nasi dan telur hingga akhirnya kami dievakuasi," ujarnya.

Imam berharap konflik di Sudan dapat segera selesai dan ia bisa menyelesaikan pendidikan S2 yang saat ini sedang tahap penyelesaian tesis.

"Saya dan istri jurusan Bahasa Arab. Semoga perang cepat selesai dan bisa segera cepat menyelesaikan pendidikan S2," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
1 hari lalu

Demo Mahasiswa dan Santri Tuntut Berantas Judi di Mapolda Sumut Nyaris Ricuh

2 hari lalu

Geger! Mahasiswa Unamin Sorong Ditemukan Tewas di Depan Kos Putri

7 hari lalu

Tragedi di Hutan Pelalawan Riau, Bocah 12 Tahun Tewas Diserang Harimau Sumatra

11 hari lalu

Kisah Gajah Sumatra Tua di Pelalawan, Hidup Soliter dan Tetap Bertahan di Alam Liar

11 hari lalu

Anggota DPRD Pelalawan Sunardi Dituntut 4 Tahun terkait Kasus Ijazah Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal