"Insentif nakes Bangka Selatan belum terserap. Sementara untuk Bangka Barat memang tidak ada alokasi untuk insentif nakesnya," katanya.
Menurut Edih, alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 Babel pada 2021 bersumber dari DAU dan DBH sebesar Rp345,85 miliar. Dari jumlah itu terserap Rp112,01 miliar atau sekitar 32,39 persen.
Alokasi anggaran untuk penanganan Covid-19 Babel meliputi penanganan senilai Rp105 miliar, dukungan vaksinasi Rp48,72 miliar. Selanjutnya dukungan untuk kelurahan Rp21,83 miliar, dan insentif nakes Rp52,06 miliar.
"Belanja kesehatan lainnya serta kegiatan prioritas Rp118,22 miliar," katanya.