Sementara pemilik salah satu gudang beras yang terletak di Kecamatan Mentok, Rias mengatakan kenaikan sudah terjadi sejak November 2023 lalu.
"Benar, harga beranjak naik itu dari bulan November, kenaikan sudah hampir 30 persen. Contoh beras merek KTJ yang 5 kilo itu harga di bulan November berkisar Rp63.000, sekarang sudah Rp79.000 per karung, Itu harga dari saya ke toko-toko," ujarnya.
Sedangkan penyebab kenaikan harga beras, kata dia, dipengaruhi karena stok yang berkurang dari distributor. Sebab, beberapa wilayah di Pulau Jawa mengalami keterlambatan panen. Malahan ada yang gagal panen.
"Kita kan ngambil beras ini dari distributor Pangkalpinang, bahan beras ini dari Pulau jawa. Info dari distributor bahan beras ini susah, salah satunya produksi menurun. Terus panen telat dan beberapa yang gagal panen, kerendam banjir, infonya begitu," katanya.
Akibat harga yang melambung, kata dia, jumlah pembelian di gudang miliknya mengalami pengurangan. Meskipun tidak terlalu signifikan dan ada beberapa toko beralih dari beras premium ke kualitas medium.