Gegara PMK, Pembelian Sapi Kurban di Bangka Tengah Merosot

Rachmat Kurniawan
Penjual hewan kurban di Bangka Tengah mengaku pembelian turun jelang Idul Adha. (Foto: iNews/Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id - Penjual hewan kurban di Bangka Tengah, Bangka Belitung (Babel) mengaku pembelian sapi menurun jelang Idul Adha. Selain karena daya beli, merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) juga membuat masyarakat enggan membeli sapi.

"Saat ini kita mengalami penurunan penjualan sekitar lima persen," kata seorang penjual hewan kurban di Koba, H Sarmud, Kamis (7/7/2022).

Sarmud menduga daya beli masyarakat menurun karena harga timah yang sedang murah. Hal itu menurutnya berdampak pada penurunan daya beli masyarakat.

Selain itu masih ada kekhawatiran masyarakat terhadap sapi yang terpapar virus PMK. 

Padahal telah ada penjelasan dari dokter hewan, bahwa sapi yang terinfeksi PMK boleh dikonsumsi dagingnya karena tidak berbahaya bagi manusia.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perindo Sumut Salurkan 41 Hewan Kurban Serentak di 33 Kabupaten Kota, Perkuat Kepedulian Sosial

57 tahun lalu

Hari Raya Iduladha 1447 H, Lorin Group Solo Sembelih 6 Sapi dan 4 Kambing

57 tahun lalu

Tukang Kelet Hewan Kurban di Salatiga Meninggal saat Bertugas, Diduga Serangan Jantung

57 tahun lalu

Partai Perindo Sultra Sembelih 5 Sapi Kurban, Daging Dibagikan ke Warga dan Pengurus

57 tahun lalu

Polda Kalteng Sembelih 53 Sapi dan 8 Kambing saat Iduladha, Daging Dibagikan ke Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal