"Saya memaknai kebijakan hilirisasi oleh Presiden Joko Widodo. Kalaupun kita lakukan hilirisasi tentunya itu lebih kepada menghasilkan produk-produk yang lebih dekat ke industri hilirnya, sehingga mampu menyerap tenaga kerja," katanya.
Ia sangat mengapresiasi Bank Indonesia (BI) yang juga ikut berpartisipasi mendorong hilirisasi tambang di Babel.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Budi Widihartanto mengatakan saat ini 98 persen timah di Babel diekspor keluar negeri dan hanya dua persen yang diolah atau dihilirisasi di Indonesia.
"Hilirisasi tambang timah belum begitu besar, baru tin plat, tin sorder, dan tin chemical yang ke depan akan dikembangkan," kata Budi.