Pihaknya, kata Algafry, hingga kini masih mendata warga yang terdampak bencana alam ini.
"Ada dua dusun yang terdampak peristiwa ini. Sementara empat rumah yang benar-benar hancur kondisinya, hampir rata dengan tanah dan tinggal pondasi," ujarnya.
Pantauan di lokasi, warga yang terdampak dibantu warga sekitar bersama aparat keamanan membersihkan puing-puing bangunan dan memasang terpal sementara agar tidak kehujanan. Kerugian materil akibat kejadian ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.