Dampak Pendemi Covid-19, Ekspor Timah Babel ke Singapura Turun 69,43 Persen

Antara
Balok timah siap ekspor. (foto:Antara)

Dia menjelaskan ekspor Babel sebagai daerah penghasil bijih timah nomor dua terbesar dunia ini pada Oktober 2020 turun 14,02 persen, dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

"Nilai ekspor komoditas nontimah turun 21,73 persen, dan timah turun 12,28 persen," kata dia.

Oleh karena itu nilai ekspor pada Oktober tahun ini sebesar 88,6 juta dolar AS turun dibandingkan bulan sama tahun sebelumnya yang mencapai 103,1 juta dolar AS. Dibanding bulan sebelumnya, nilai ekspor Oktober 2020 turun 10,08 persen.

"Penurunan nilai ekspor didorong oleh turunnya ekspor timah sebesar 11,44 persen dan nontimah 2,71 persen. Selama Januari-Oktober 2020 peran timah dan nontimah masing-masing sebesar 82,90 persen dan 17,10 persen," katanya.

Dia menambahkan ekspor nontimah Januari-Oktober 2020 didominasi oleh lemak dan minyak hewan mencapai 124,5 juta dolar AS atau 75,05 persen dari jumlah ekspor nontimah Provinsi Babel.

"Nilai ini naik 17,80 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu nilai ikan dan udang dan berbagai produk kimia masing-masing juga mengalami kenaikan 72,37 persen dan 45,85 persen," katanya.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Penipuan

57 tahun lalu

Oknum ASN Bakar Kantor Dishub Babel jadi Tersangka, Terancam Dipecat!

57 tahun lalu

Terungkap! ASN Nekat Bakar Kantor Dishub Babel gegara Sakit Hati Tak Naik Pangkat

57 tahun lalu

Detik-Detik Kecelakaan Truk Pupuk Tabrak Motor di Pangkalpinang, 3 Orang Tewas Tertindih

57 tahun lalu

Tambang Timah Ilegal di Hutan Produksi Babel Digerebek, 2 Pemilik Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal