"Memang kita masih kekurangan perawat, namun nanti bisa kami isi dengan petugas bidan yang tidak banyak tugas. Dokter kita juga terbatas," tuturnya.
Ikhwan mengatakan terjadi lonjakan warga terpapar virus corona setiap harinya dari tiga orang per hari bertambah menjadi rata-rata 12 orang per hari.
"Ini grafik yang buruk bagi kami, maka perlu ditekan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat dan penerapan PPKM Darurat," katanya.