"Keluarga dan warga sekitar langsung bergegas ke lokasi dan langsung mencari korban. Namun korban ditemukan di dasar kolong sedalam 2 meter," kata Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany.
Sementara itu, Kapolsek Jebus Kompol Albert Daniel Hamonangan Tampubolon mengatakan peristiwa tersebut murni kecelakaan, lantaran tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari puskesmas, penyebab korban meninggal dunia dikarenakan kehabisan oksigen akibat tenggelam. Tidak ada bekas luka dari tindakan kekerasan di tubuh korban," ucapnya.
Saat ini jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka, yang selanjutnya akan dikebumikan di Permakaman Umum Desa Air Gantang.
Albert mengimbau kepada masyarakat di Kecamatan Parittiga dan sekitarnya untuk berhati-hati saat beraktivitas di tempat pemandian setempat. Terutama, kepada para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya.
"Disarankan kepada perangkat desa setempat untuk mengimbau warganya agar anak-anak yang masih kecil saat mandi ditemani oleh orang tuanya supaya terus melakukan pengawasan," tuturnya.