Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,
Mengawali khutbah pada siang hari yang berbahagia ini, khatib berwasiat kepada kita semua untuk tidak pernah berhenti berusaha meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala dengan terus melakukan semua kewajiban dan meninggalkan seluruh perkara haram.
Sholawat serta salam kita sanjungkan kepada Nabi Muhammad SAW yang telah membawa cahaya iman dan Islam.
Jama’ah Shalat Jum’at rahimakumullah,
Hari kiamat pasti terjadi. Namun kapan datangnya hari akhir atau hari pembalasan itu hanya Allah yang mengetahui. Kendati demikian, Muslim wajib mengimaninya. Sebab, meyakini atau mengimani datangnya hari kiamat merupakan salah satu rukun iman.
Dalam Alquran, Allah SWT berfirman:
{قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِنْدَ رَبِّي لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَا إِلا هُوَ}
Katakanlah, “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia.” (QS. Al-A'raf: 187)
Allah SWT memerintahkan kepada Rasul-Nya 'bila ditanya tentang saat kiamat, hendaknya ia mengembalikan pengetahuannya kepada Allah SWT, karena sesungguhnya hanya Dialah yang mengetahui bila kiamat akan terjadi', yakni Allah SWT, mengetahui perkaranya secara jelas dan mengetahui pula saat terjadinya hari kiamat secara tepat.