Sejarah Tari Saman dan Makna Filosofinya, Kesenian dari Tanah Gayo yang Mendunia

Endang Ayu Puji Astutik
Sejarah Tari Saman dan Makna Filosofinya (Foto:Ditjen Kebudayaan)

Gerakan Inti

Tahap ini para penari akan melakukan gerakan berupa menepuk paha, menepuk dada, dan menepuk tangan yang menciptakan irama yang senada. Irama tersebut kemudian dipadukan dengan lantunan syair yang dinyanyikan para penari. 

Gerakan-gerakan ini akan kian bertambah cepat. Hingga akhirnya mengkombinasikan gerakan membungkuk (45 derajat) ke ke belakang dan depan (40 derajat).

Gerakan Penutup

Lalu, gerakan penutup akan melakukan posisi badan setengah berdiri sambil meletakan kedua tangan, setelahnya ditangkupkan di depan dada. Mata menatap ke depan untuk menghormati setiap penonton yang hadir. 

Kemudian, penari akan duduk bersimpuh. Tangan mereka diletakan di atas paha. Kemudian, para penari akan meninggalkan tempat pertunjukan.

Gerakan-gerakan tersebut melambangkan sebuah kehidupan sehari-hari masyarakat Gayo dan lingkungan alamnya. Syekh Saman menambahkan syair berisi pujian kepada Allah SWT ke dalam tarian tersebut. Kini Tari Saman juga dijadikan sebagai media dakwah umat Islam.
 
Itulah tentang sejarah tari saman dan makna filosofinya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Guncang Sinabang Aceh, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,4 Guncang Gayo Lues Aceh

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,9 Guncang Sabang Aceh

57 tahun lalu

Mendagri Tito Karnavian Usul Dana Otsus Aceh Diperpanjang, Pemulihan Butuh 3 Tahun

57 tahun lalu

Sadis! Pria di Medan Tikam Teman Pakai Obeng hingga Tewas, Dipicu Dendam Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal