Penguatan kekuatan lapangan juga terus dikerahkan. Total 12.103 personel disebar ke wilayah terdampak, diperkuat dengan dukungan Bawah Kendali Operasi (BKO) sebanyak 301 personel di Aceh, 263 personel di Sumut dan 704 personel di Sumbar. Kehadiran ribuan personel ini fokus pada proses evakuasi, distribusi logistik hingga pengamanan jalur bantuan.
Untuk menopang kebutuhan harian warga, Polri juga membuka 91 posko tanggap bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar. Selain itu, 20 dapur lapangan dioperasikan setiap hari untuk menyediakan makanan siap saji bagi ribuan pengungsi.
Keberadaan posko dan dapur lapangan menjadi tulang punggung penanganan darurat, terutama di wilayah yang aksesnya terputus akibat banjir dan longsor.
Polri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, dan unsur SAR untuk memaksimalkan penanganan di tiga provinsi. Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat yang terkena dampak bencana berskala besar.