Ciri khas Tari Saman terletak pada kekompakan gerakan para penarinya. Koreografi gerakan Tari Saman sangat sporadis, ritmis, namun tetap mempertahankan estetika posisi serta keluwesan para penari.
Keunikan lainnya adalah tari ini tidak menggunakan iringan musik. Sebagai gantinya adalah menggunakan suara dari para penari dan tepuk tangan yang disinkronkan dengan gerakan Tari Saman.
Gerakan Tari Saman memadukan gerakan menepuk pundak dan tangan yang semuanya dilakukan dalam posisi duduk. Tari Saman ini biasanya dibawakan oleh belasan hingga puluhan laki-laki. Namun, sebagai catatan jumlah penarinya harus ganjil. Untuk itu, Tari Saman tidak mungkin ditarikan oleh satu orang saja.
Gerakan Tari Saman menggunakan dua unsur gerak dasar, yakni tepuk tangan dan tepuk dada.