Ketua MPR Singgung Pertentangan Nasionalisme dan Islam di Universitas Syiah Kuala

Antara
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo saat memberikan keterangan kepada awak media, di Banda Aceh, Kamis (10/6/20210. Foto: Antara

Jiwa besar yang dimaksud dapat dilihat dari rumusan awal Pancasila, sila pertama dalam Piagam Jakarta. Dalam Piagam Jakarta, rumusan Pancasila pada sila pertama menyatakan, "Ketuhanan dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya." 

Setelah melakukan dialog mendalam antar tokoh nasionalis dan ulama, akhirnya disepakati menjadi Ketuhanan yang Maha Esa. Jiwa besar seperti ini diharapkan menular bagi generasi muda.

"Ada kekosongan nilai kebangsaan bagi generasi muda kita, sehingga terjadilah upaya membenturkan antara nasionalisme dan Islam," kata dia.

Editor : Erwin C Sihombing
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Profil Biodata Ahmad Muzani, Ketua MPR asal Tegal yang Memimpin Sidang Pelantikan Presiden 2024

57 tahun lalu

Civitas Akademika Universitas Syiah Kuala Serukan Sikap Pemilu 2024, Ini 7 Poin yang Disampaikan

57 tahun lalu

Ketua MPR Bambang Soesatyo Bakal Jadi Pembicara di Forum Bisnis IA UPN Veteran Yogyakarta

57 tahun lalu

Novanda Nisa asal Kebumen Jadi Juara Tiga di Ajang Pemilihan Otonomi Indonesia

57 tahun lalu

Bambang Soesatyo Hadiri Sosialisasi Empat Pilar MPR di UNS Solo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal