Kerap Konflik dengan Manusia, Harimau Sumatera di Jambi Tak Sampai 200 Ekor

Azhari Sultan
Harimau Sumatera (Antara)

Rahmad menambahkan, konflik ini terjadi di kebun masyarakat dengan status lahan Areal Penggunaan Lain (APL) berjarak sekira 1-2 km dari hutan produksi (HP) sekira 20 km dari kawasan TNKS.

"Sejak terjadinya konflik antara manusia dengan Datuk ini, sudah ada 11 ekor kambing dimangsa, dengan rincian 9 ekor di Desa Nalo Gedang 2 ekor di Desa Baru Nalo dan 2 ekor sapi," tuturnya.

Namun, dia tidak menyebut pasti, penyebab harimau tersebut keluar dari kawasan hutan. Dirinya hanya menyebut, adanya aktifitas manusia diduga sedang melakukan aktifitas tambang ilegal di kawasan hutan tersebut, hingga membuat hariamau terganggu dan turun dari hutan habitatnya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Rumah Orang Tua Mantan Pj Bupati Kerinci, Diduga akibat Korsleting Listrik

57 tahun lalu

Ratusan Warga SAD Geruduk Kantor Bupati Merangin, Tagih Janji ke Pemda

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang 3 Desa di Kerinci, Jalur Jambi-Sumbar Putus Total

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Tambang Emas Ilegal di Batanghari Jambi, 12 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Bandara Hang Nadim Resmi Buka Rute Baru, Sriwijaya Air Layani 4 Kali Seminggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal