Dalam kunjungan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit juga menyerahkan enam truk bantuan untuk masyarakat Aceh Tamiang. Bantuan tersebut terdiri atas chainsaw, peralatan air bersih, sembako, dan berbagai kebutuhan mendesak lainnya. Penyaluran dilakukan langsung kepada warga di titik-titik terdampak.
Sigit menegaskan penanganan bencana harus dilakukan secara terpadu.
“Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Sigit.
Dia menambahkan pentingnya respons cepat dalam penanganan bencana agar masyarakat segera mendapatkan bantuan.
“Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Sigit.
Dengan berbagai langkah tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit meninjau pembersihan SD dan masjid terdampak bencana Aceh Tamiang sekaligus memastikan seluruh layanan kemanusiaan berjalan optimal demi percepatan pemulihan wilayah.