JAKARTA, iNews.id - Hukum Tajwidsurat Ali Imran Ayat 77 menjadi pelajaran penting dan bermanfaat. Terdapat banyak kaidah bacaan yang perlu dipahami dalam ayat tersebut.
Surat Ali Imran adalah surat ketiga dalam Al Quran dan termasuk golongan Madaniyah karena turun di Kota Madinah. Surat Ali Imran terdiri dari 200 ayat dan tidak hanya membahas tentang keesaan serta kekuasaan Allah Subhanahu wa ta'ala, tapi juga membahas berbagai pengajaran dalam setiap ayatnya.
Di dalam ayat 77, menjelaskan tentang orang-orang yang berkhianat kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.
Berikut ini adalah bunyi dan arti surat Ali Imran ayat 77:
اِنَّ الَّذِيْنَ يَشْتَرُوْنَ بِعَهْدِ اللّٰهِ وَاَيْمَانِهِمْ ثَمَنًا قَلِيْلًا اُولٰۤىِٕكَ لَا خَلَاقَ لَهُمْ فِى الْاٰخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللّٰهُ وَلَا يَنْظُرُ اِلَيْهِمْ يَوْمَ الْقِيٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيْهِمْ ۖ وَلَهُمْ عَذَابٌ اَلِيْمٌ
Arab-Latin:
Innallażīna yasytarụna bi'ahdillāhi wa aimānihim ṡamanang qalīlan ulā"ika lā khalāqa lahum fil-ākhirati wa lā yukallimuhumullāhu wa lā yanẓuru ilaihim yaumal-qiyāmati wa lā yuzakkīhim wa lahum 'ażābun alīm