Artinya: Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.
Untuk memahami lebih rinci mengenai hukum tajwid ayat tersebut, berikut ini uraian detail dan penjelasannya yang dilansir iNews.id, Sabtu (27/8/2022).
1. شَهْرُر = Tafkhim, karena huruf ra berbaris. Dibaca tebal dengan menaikkan pangkal lidah.
2. رَمَضَانَ = Mad Thobi'i. Karena ada alif sebelum fathah. Cara bacanya, huruf dhad dipanjangkan satu alif atau 2 harakat.
3. الَّذِيْٓ = Alif lam syamsiyah, karena ada huruf lam yang menghadapi huruf syamsiyah lam (lam bertsydid).