Dia menegaskan, galian tersebut merupakan sumur bor untuk kebutuhan air bersih dan pengairan sawah warga, bukan aktivitas pengeboran minyak seperti yang beredar di media sosial.
Hingga Jumat siang, api masih terlihat menyala di lokasi. Warga juga berdatangan untuk melihat langsung kejadian tersebut, sementara area sekitar telah dipasangi garis polisi.
Pemerintah desa telah meminta bantuan pihak terkait, termasuk PT Pema Global Energi (PGE), untuk melakukan pengecekan terhadap potensi kandungan gas berbahaya di lokasi semburan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sekitar satu hektare kebun sawit hangus terbakar. Satu rumah warga mengalami kerusakan berat, dan area pemakaman umum dilaporkan tertimbun lumpur.