Koordinasi intens dilakukan untuk menghadapi risiko penerbangan dan menyusun langkah-langkah mitigasi. "Ada beberapa dari rekan negara yang kami melaksanakan juga menyiapkan beberapa pencegahan-pencegahan tersendiri," ucapnya.
Dia mengungkapkan, beberapa rencana penerbangan terpaksa dibatalkan karena kondisi keamanan yang tidak memungkinkan. Proses perizinan pun, lanjut dia tidak mudah karena harus melalui otoritas resmi di negara lain.
"Karena tidak semudah kami melakukan perizinan karena harus ada counterpart yang mengizinkan yang notabene otoritanya ada di negara Yordania," ucapnya.
Meski menghadapi berbagai hambatan, dia memastikan bahwa bantuan yang dikirim telah sampai dan diterima dengan baik oleh warga Gaza.
Dia menilai, masyarakat setempat sangat mengapresiasi atas bantuan tersebut. "InshaAllah tepat karena kami memiliki video. Ada visualisasi yang diberikan oleh beberapa counterpart yang di sana, mungkin dari pihak warga di sana sudah sering berkontak visual dengan kami, dan mengucapkan terima kasih kepada kami," katanya.