"Sebelum melahirkan, saya sempat mengeluh tentang kondisi perut yang mulai sakit, dan adanya cairan ketuban yang sudah keluar. Namun, petugas medis justru menyuruh saya mengenakan pembalut terlebih dahulu," tuturnya, Minggu (18/4/2021).
Meski demikian, Raudatul bersyukur bisa melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan berbobot 3,3 kg dengan selamat.
Pemerhati sosial dari Balai Syura Ureung Inong Aceh, Fadhlina mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami pasien yang melahirkan bayinya di dalam pembalut.
“Saya meminta petugas medis harus bertanggung jawab penuh terhadap pelayanan kesehatan masyarakat jangan bersikap abai. Ini menyangkut dengan nyawa manusia. Untung saja dengan kejadian di RSUD Pidie Jaya, bayi dan ibunya selamat. Coba kalau bayi dan ibunya kenapa-napa,” katanya.
Pihak rumah sakit sudah meminta maaf atas kelalaian mereka sehingga terjadi hal tersebut.