Sementara dari pantauan di lokasi kejadian Selasa siang tadi, banjir sudah surut. Cuaca dilaporkan berawan. Masyarakat bergotong royong membersihkan lumpur pascabanjir.
Menurut indeks kajian risiko bencana yang dipantau dari inaRISK BNPB, wilayah Kabupaten Aceh Tenggara memiliki risiko bahaya banjir dalam kategori sedang hingga tinggi.
Wilayah ini juga berisiko terdampak banjir dengan cakupan luas bahaya wilayah hingga 11.105 hektare atau meliputi 15 kecamatan.
Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Kabupaten Aceh Tenggara berpotensi dilanda hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang sejak Minggu kemarin hingga Selasa ini.
Dengan melihat data prakiraan cuaca BMKG dan kajian risiko bencana dari inaRISK, BNPB mengimbau seluruh lini masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah untuk tetap waspada. Warga juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana banjir.