Rute utama Banda Aceh-Lhokseumawe yang melewati Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa, dan Aceh Tamiang ikut terdampak banjir Aceh dan Sumut. Jembatan di Meuredu, wilayah perbatasan Bireuen dan Pidie Jaya, dilaporkan runtuh akibat derasnya arus banjir. Kerusakan jembatan ini menyebabkan jalur nasional benar-benar tidak dapat dilintasi.
Pemerintah daerah menyiapkan jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak melintas. Pengguna jalan dari Bireuen menuju Pidie Jaya diarahkan menggunakan rute Samalanga–Tringgadeng. Jalur ini menjadi satu-satunya akses darurat hingga perbaikan jembatan selesai.
Kerusakan tersebut juga mengganggu suplai logistik antarwilayah. Sejumlah kendaraan terpaksa putar balik karena terputusnya jalur vital tersebut.
Wilayah terdampak parah lainnya yakni di bagian tengah Aceh, terutama Kabupaten Gayo Lues. Empat ruas jalan penghubung terputus total akibat longsor dan runtuhan material. Jalur nasional Gayo Lues-Aceh Tenggara dan Gayo Lues-Aceh Tengah tidak bisa dilalui kendaraan.
Jalan Provinsi yang menghubungkan Gayo Lues dengan Aceh Barat Daya dan Aceh Timur juga putus total. Kondisi ini membuat Gayo Lues terisolasi melalui akses darat. Alternatif satu-satunya adalah melalui Bandara Perintis yang masih beroperasi normal.