Agrowisata Melon di Aceh Besar Tarik Perhatian Warga saat Pandemi

Taufan Mustafa
Agrowisata melon di Aceh. (Foto: iNews/Taufan Mustafa)

“Proses budidaya melon ditanam secara berkala setiap satu hektar lahan. Sehingga panennya pun bisa berkala dari setiap satu hektar. Panen buah melonnya dibuat berkelanjutan,” katanya. 

Hasil panen melon tidak dijual ke pasar malainkan langsung di kebunnya. Bagi warga yang ingin membeli melon, bisa langsung ke kebun Syarifuddin. 

Warga pun bebas memetik sendiri melon sesuai selera. Selanjutnya ditimbang dan bisa dibawa pulang. 

Saat ini keuntungan dari usaha agrowisatanya mencapai Rp25 juta per bulan. Bagi warga yang berkunjung juga diberikan ilmu berkebun melon secara hidrophonik. 

“Sehinga selain berwisata warga juga bisa belajar,” katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Guncang Sinabang Aceh, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,4 Guncang Gayo Lues Aceh

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,9 Guncang Sabang Aceh

57 tahun lalu

Jaksa KPK Tuntut Kontraktor Penyuap Bupati Bekasi 2 Tahun 3 Bulan Penjara

57 tahun lalu

Mendagri Tito Karnavian Usul Dana Otsus Aceh Diperpanjang, Pemulihan Butuh 3 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal