Bahkan akun @desi_ramadayani95 berharap foto itu hoaks karena tidak percaya pemimpinnya pergi saat warganya dilanda musibah.
Polemik semakin memanas setelah beredar surat bernomor 360/1315/2025 yang ditandatangani Mirwan MS. Surat itu berisi permintaan bantuan resmi kepada Pemerintah Aceh karena Pemkab Aceh Selatan disebut tidak mampu menangani bencana besar.
Kontras antara kondisi darurat dalam surat dan keberangkatan umrah membuat publik makin geram.
Mirwan berangkat hanya lima hari setelah menerbitkan surat resmi yang menyatakan ketidaksanggupannya menangani bencana. Keputusan tersebut dinilai publik tidak peka dan bertentangan dengan tugas seorang kepala daerah yang seharusnya berada di garis depan saat krisis.
Mirwan MS menyebut dirinya telah turun ke lokasi banjir di Trumon empat hari sebelum berangkat umrah. Dia mengaku kondisi di wilayah itu sudah membaik dan air mulai surut.